Penyelesaian Transaksi

 

1.

Penyelesaian Transaksi Bursa

 

Proses pedagangan Efek tanpa warkat dan penyelesaian transaksi secara pemindahbukuan memungkinkan KSEI untuk memproses penyelesaian transaksi yang dilakukan di bursa maupun di luar bursa dengan menggunakan C-BEST.

 

Perdagangan transaksi bursa terbagi menjadi 3 pasar

 

a.

Pasar Reguler yang penyelesaiannya dilakukan pada hari Bursa ke-3 setelah terjadinya Transaksi Bursa (T+3)

 

b.

Pasar Tunai yang penyeleasaiannya dilakukan pada hari Bursa yang sama dengan terjadinya Transaksi Bursa (T+0)

 

c.

Pasar Negosiasi yang penyelesaiannya dilakukan berdasarkan kesepakatan antara Anggota Bursa Jual dengan Anggota Bursa Beli.

 

Transaksi Efek yang sudah terjadi di Bursa bersifat ‘locked-in’, dengan pengertian bahwa transaksi tersebut wajib diselesaikan pada tanggal penyelesaian sesuai dengan jenis pasarnya sebagaimana tersebut di atas. Setiap akhir hari, data perdagangan yang terjadi di Bursa dikirim ke KPEI untuk dilakukan proses netting. Perdagangan tersebut juga akan dijamin penyelesaiannya oleh KPEI sebagai lembaga kliring dan penjaminan. Sedangkan perdagangan pada Pasar Negosiasi diselesaikan secara per transaksi dan tidak dijamin oleh KPEI.

 

Pada tanggal penyelesaian, KSEI akan memproses pemindahbukuan untuk penyelesaian transaksi perdagangan Pasar Reguler dan Pasar Tunai yang telah mengalami proses netting di KPEI serta pemindahbukuan untuk penyelesaian transaksi perdagangan Pasar Negosiasi yang diselesaikan secara per transaksi (Trade for Trade).

 

Sedangkan untuk pemindahbukuan dana akan dilakukan di dalam C-BEST dimana dana masuk melalui Bank Pembayaran yang telah ditunjuk oleh KSEI. Masing-masing Perusahaan Efek / Anggota Bursa wajib menggunakan/memilih satu dari Bank Pembayaran yang ada. 

2.

Penyelesaian Transaksi di Luar Bursa (Over The Counter – OTC)

 

Penyelesaian transaksi di luar bursa dilakukan dengan cara pemindahbukuan reening Efek dan dana di KSEI. Penyelesaian transaksi ini dapat terdiri dari transaksi yang melibatkan dana dan transaksi yang tidak melibatkan dana.

 

Dalam melakukan transaksi di luar bursa instruksi yang diberikan baik oleh pembeli maupun penjual harus matching seperti tanggal penyelesaian transaksi, kode Efek, Jumlah Efek, dan lain-lain.

 

Ada beberapa jenis instruksi yang dapat digunakan oleh Pemegang Rekening dalam C-BEST:

 

a.

Delivery Versus Payment (DVP): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan instruksi serah Efek dimana pihak pengirim Efek akan menerima pembayaran dari pihak penerima Efek.

 

b.

Receive Versus Payment (RVP): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukkan instruksi terima Efek dimana pihak penerima Efek harus menyerahkan ke pihak pengirim Efek.

 

c.

Delivery Free of Payment (DFOP): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekeing untuk melakukan instruksi serah Efek tanpa disertai pembayaran dari pihak penerima Efek.

 

d.

Receive Free of Payment (RFOP): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan instruksi terima Efek tanpa disertai pembayaran kepada pihak pengirim Efek.

 

e.

Securities Transfer (SECTRS): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan instruksi pindah buku Efek dari Rekening Depositori ke rekening lain yang berada dalam Pemegang Rekening yang sama.

 

f.

Securities Deposit (SECD): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan konversi Efek dari bentuk fisik menjadi bentuk elektronik ke dalam Rekening Efek milik Pemegang Rekening.

 

g.

Securities Withdrawal (SECW): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk menarik Efek eletronik dari Rekening Efek menjadi bentuk sertifikat fisik.

 

h.

 Book Transfer (BTS): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan instruksi pindah buku dana dari Rekening Depositori ke rekening lain yang berada dalam Pemegang Rekening yang sama.

 

i.

Wire Transfer (WT): fungsi ini digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan instruksi penarikan dana keluar dari Rekening C-BEST ke Rekening Giro umum di Bank Pembayaran.

 

j.

Collateral Deposit (COLDS): fungsi ini dapat digunakan oleh Pemegang Rekening untuk melakukan deposit sejumlah Efek atau dana sebagai jaminan yang digunakan oleh Pemegang Rekening untuk menaikkan trading limit.